Perkumpulan anak-anak bandel setelah 11 tahun (1999-2010) terpisah oleh jarak dan waktu,meski setiap hari terjadi pertengkaran,cek-cok,saling sindir,membuat kecewa,menangis,terluka,juga bahagia dan tertawa namun kita tetap satu,persahabatan yang tiada akan pernah berakhir sampai rambut memutih,sampai kulit mengeriput,pipi peyot dan gigi rontok bahkan sampai akhir hayat..(janjiku padamu..) semangat go!go!go!

Friday, 16 September 2011

KORUPSI

Hhhhhhhhhhhhhhhhh............
Rasanya telah jengah, muak, bosan mendengar kata ini..
Bisa dipastikan setiap hari di media membicarakan, membahas dan mengeluarkan tulisan bertajuk hal tersebut..

Saat itu aku berharap setelah pulang dari Sudan, keadilan di negeri tercinta segera pulih dari tidur panjangnya, segera bangun dan membawa pedang yang berkilat-kilat tajam membasmi segala bentuk ketidakadilan.
Di negeri orang betapa perihnya diinjak-injak, dipermainkan bukan oleh bangsa lain namun oleh keserakahan segelintir orang yang tamak dan rakus dari negeri tercinta.
Dihadapan dunia, dianggap terbaik, dianggap paling jago dan dianggap paling memiliki segalanya padahal tidak begitu (menurut pandanganku). Hanya kitalah yang gila terhadap pujian itu, hanya kitalah akhirnya yang dengan segalanya terpengaruh dengan pujian itu lantas memberikan apa saja yang dikehendaki (stupid bermental penjilat) yang ujung-ujungnya ingin mendapat laporan bagus dari para punggawa dunia bahwa si ini telah begini..begitu..bla..bla..kami merekomendasikan menjadi ini dan itu...
Entah apa juga yang salah, setelah kewajiban dilaksanakan pun, ternyata hak yang seharusnya diterima harus rela dan pasrah dihilangkan, atau entah apa penjelasan sang bintang itu..
(Ah..sudahlah...pengalaman pahit itu semoga menjadi pelajaran berharga buatku)

Kembali ketulisan awal..
Sepulang dari negeri pasir itu ternyata aku dapatkan hal yang sangat luar biasa..
Gak usah membahas terlalu jauh kasus Nazaruddin, Sesmenpora, Kemnakertrans atau yang paling baru e-KTP..atau kenapa upah tidak dibayar selama 1,5 bulan yang ditaksir sekitar 1.650 U$ Dolar dan kekurangan uang pisah keluarga senilai 17 jutaan Rupiah...tidak usah dibahas ntar malah tambah mumet..
Di depan mataku sendiri ternyata hal itu terjadi...biadab.!!!
Dan aku sangat yakin telah dilakukan bertahun-tahun, turun-temurun, sistematis..Luar biasa..Berjamaah kata orang.
Namun seperti kata Deny Indrayana tadi pagi di Metro TV.,Tidak mudah mengungkap kasus korupsi jika tidak tertangkap tangan,,tidak boleh kita menuduh sembarangan tanpa bukti yang kuat..Mungkin aku saja yang goblok menilai orang dan terlalu dini suudzan..
Hhhhhhhhhhhhhhhhh................
Dasar maling...maling.................
Rasanya sesek dada ini.............
Ternyata seperti inilah kehidupan kita..

Ya Allah...
Luruskan kembali niat hamba di sini..
Tegur dan sucikan lagi hati ini jika ikut larut dalam kejahatan tersebut..
Ya Allah,,hamba berlindung padaMu...

No comments:

Post a Comment